27 October 2009 - 10:10
Pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong, (BBGR) Aceh Tengah tahun 2009 dipusatkan di Kampung Atu Gajah, Kecamatan Bebesen. Kegiatan BBGR dicanangkan oleh Bupati Aceh Tengah yang diwakili Asisten Tata Praja Setdakab, Ir. Syahrial tersebut serentak dilaksanakan di 14 kecamatan dan akan berlangsung selama satu bulan penuh.
Bulan Bakti Gotong Royong, bertujuan untuk mewujudkan kepedulian dan peran aktif masyarakat dalam pemeliharaan hasil-hasil pembangunan. Selain itu, kegiatan Bulan Bakti Gotong Royong juga menumbuhkembangkan dan membangkitkan rasa tanggung jawab yang pada gilirannya akan meningkatkan persatuan masyarakat, peran aktif dan kemitraan masyarakat dengan pemerintah. Kegiatan BBGR meliputi empat bidang, yakni, bidang kemasyarakatan, bidang ekonomi, sosial budaya dan agama serta bidang lingkungan.
Untuk bidang kemasyarakatan meliputi, penguatan sistem keamanan lingkungan , pembangunan dan pemeliharaan pos keamanan lingkungan. Bidang ekonomi meliputi, penguatan peranan koperasi dan pengembangan budidaya pertanian. Sementara bidfang sosial budaya dan masyarakat meliputi pelayanan kesehatan massal, posyandu, khitan massal, bantuan lansia dan pembangunan serta pemeliharaan sarana ibadah. Sedangkan untuk bidang lingkungan meliputi pembangunan dan pemeliharaan prasarana lingkungan , air bersih, penyuluhan kesehatan lingkungan dan konservasi, rehabilitasi dan reboisasi lahan kritis.
Bupati Aceh Tengah dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Asisten Tata Praja Setdakab, Ir. Syahrial menyebutkan, salah satu upaya pemberdayaan keluarga dan masyarakat, adalah menumbuhkan kembali nilai luhur gotong royong di masyarakat yang akhir-akhir ini dirasakan telah melemah. Padahal, nilai-nilai kegotong-royongan akan menjadikan masyarakat senantiasa hidup rukun dalam mengemban kehidupan keluarga dan kerabat.
Menurut bupati kearifan nilai-nilai sosial budaya dalam aspek kegotong-royongan dan kewaspadaan ini, patut dijaga, dipelihara dan dikembangkan. Hal ini dimaksudkan untuk menjadi potensi efektif bagi pembangunan masyarakat, bangsa dan negara. Sejarah perjuangan Bangsa Indonesia telah menempatkan semangat kebersamaan dan kegotong-royongan sebagai salah satu titik sentral mendukung keberhasilan kemerdekaan. Makanya, semangat kebersamaan dan gotong royong harus menjadi pilihan terdepan sebagai kekuatan bangsa dalam menjaga dan mempertahankan keutuhan bangsa.
Semangat kebersamaan yang kuat dan didukung dengan kesungguhan, ketekunan, keuletan dari seluruh pelaku pembangunan akan memberi warna tersendiri dalam percepatan pembangunan daerah. Untuk itu bupati menghimbau seluruh komponen masyarakat agar membangkitkan kembali semangat gotong royong dan keswadayaan masyarakat dalam pembangunan. Kepada seluruh camat yang menghadiri kegiatan pencanangan BBGR dia berpesan untuk terus menggerakkan kegiatan gotong royong di seluruh kampung di wilayah masing-masing. Humas Pemkab Aceh Tengah